Sastra Lisan Kerinci: Analisis Parno Adat sebagai Media Penyampaian Petuah Pernikahan di Desa Kemantan

Penulis

  • Lega Hidayati Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi
  • Ranti Permatasari Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi
  • Sapriya Utami Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi

Abstrak

Parno adat pernikahan merupakan salah satu bentuk sastra lisan yang masih hidup dalam masyarakat adat Kerinci, khususnya di Desa Kemantan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur tuturan, gaya bahasa, dan fungsi parno adat pernikahan serta relevansinya dalam kajian Bahasa dan Sastra Indonesia. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sastra lisan. Data penelitian berupa transkrip parno adat pernikahan yang disampaikan oleh tuo mangkau dalam prosesi adat pernikahan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pencatatan dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengkaji struktur teks, diksi, dan gaya bahasa yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parno adat pernikahan Kemantan memiliki struktur tuturan yang baku, meliputi pembukaan adat, penyampaian maksud hajat, pengesahan ijab kabul, petuah adat, dan penutup. Dari segi kebahasaan, parno adat kaya akan penggunaan metafora, perumpamaan, dan paralelisme yang bersumber dari simbol alam dan kehidupan sosial masyarakat. Parno adat berfungsi sebagai sarana pendidikan moral, penguatan hubungan kekerabatan, legitimasi adat dan agama, serta pelestarian nilai budaya. Dengan demikian, parno adat pernikahan Kemantan merupakan sastra lisan yang bernilai estetis dan edukatif serta relevan dijadikan bahan kajian dan pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Bungin, B. (2020). Metodologi penelitian kualitatif. Jakarta: Kencana.

Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (ed. revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Idawati, I., & Verlinda, D. (2020). Peran sastra lisan dalam pengenalan budaya bangsa Indonesia. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(2), 175–181.

Pajri, A., Fitrah, Y., & Warni, W. (2025). Nilai-nilai pendidikan karakter dalam parno adat pernikahan dan persepsi masyarakat Tigo Luhah Semurup Kerinci. Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah. https://doi.org/10.23969/literasi.v13i2.8117

Rakhmi, M. P. (2020). Peran sastra lisan sebagai bagian pendidikan kebudayaan di Indonesia pascapandemi Covid-19. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana.

Winursiti, N. M., Sapriya, S., & Supriatna, E. (2025). Eksistensi tradisi dan sastra lisan sebagai media pendidikan masyarakat Baduy Luar di era globalisasi. Jurnal Adat dan Budaya Indonesia, 7(2), 253–261.

Zahara, M. (2019). Nilai karakter dalam parno adat pernikahan di Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci. Nazharat: Jurnal Kebudayaan, 25(1)

Diterbitkan

2026-01-05

Cara Mengutip

Hidayati, L., Permatasari, R. ., & Utami, S. (2026). Sastra Lisan Kerinci: Analisis Parno Adat sebagai Media Penyampaian Petuah Pernikahan di Desa Kemantan. JIMU:Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 4(01). Diambil dari https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/jimu/article/view/1947