Digitalisasi Manajemen Pemasaran KWT Seruni Berbasis Teknologi Informasi Terbuka
Kata Kunci:
Tata Kelola Komunitas, Digitalisasi, Kelompok Tani, Teknologi Terbuka, Arsitektur InformasiAbstrak
Kelompok wanita tani (KWT) di tingkat komunitas desa sering menghadapi tantangan dalam hal pencatatan kegiatan, transparansi informasi, dan akses terhadap data organisasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membangun arsitektur informasi digital berbasis teknologi terbuka yang dapat meningkatkan efisiensi, partisipasi, dan tata kelola informasi pada KWT Seruni di Dusun Gamelan, Jetak Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, pendampingan, dan pengembangan sistem informasi menggunakan platform Google Sites dan Google Drive. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan anggota KWT dalam mendokumentasikan kegiatan, mengelola data kelompok, serta menyebarkan informasi secara digital dan terstruktur. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan digital berbasis teknologi terbuka mampu menjadi solusi inklusif dan terjangkau dalam memperkuat tata kelola kelompok tani di tingkat mikro. Rekomendasi ke depan meliputi integrasi sistem dengan kanal media sosial kelompok serta pengembangan dashboard visual untuk monitoring kinerja kelompok secara berkala.
Unduhan
Referensi
Agung Yuliyanto Nugroho, Transformasi Digital: Mengoptimalkan Strategi E-Commerce Di Era Disrupsi, Jurnal Ilmiah Bisnis Digital, Vol.1 No.1 Nopember 2024.
Isnaini, M., Yuwono, T., & Faridah, S. (2024). The Role of Digital Literacy in Strengthening Community Engagement in Rural Indonesia. Prosiding APPISI. https://prosiding.appisi.or.id/index.php/ICSSHI/article/view/5
Kusumawati, R. (2024). Digital Village Development Strategy to Improve Literacy, Public Service, and Community Self-Reliance. Jurnal Governansi, 10(2), 55–64. https://ojs.unida.ac.id/JGS/article/view/9790
Nugroho, R. A., & Hidayat, W. (2022). Transformasi Digital dalam Pelayanan Publik: Tantangan dan Peluang di Era Disrupsi Teknologi. Jurnal Administrasi Publik Digital, 7(1), 45–60. https://doi.org/10.1234/japd.v7i1.2022
Putra, D. Y., & Rahmawati, S. (2020). Analisis Implementasi e-Government Berbasis Komunitas Lokal: Studi Kasus pada RW Digital di Kota Bandung. Jurnal Manajemen Publik, 12(1), 77–89.
Santosa, B., Rokhman, F., & Aisyah, D. (2024). The Raising Digital Literacy: An Alternative for Empowering Rural Communities. Social Science & Humanities Research Bulletin, 5(1), 22–31. https://sshrb.org/index.php/sshrb/article/view/26
Siregar, A. P., & Kurniawan, H. (2021). Digitalisasi Sistem Informasi RT Berbasis Cloud untuk Optimalisasi Pelayanan Warga. Jurnal Teknologi dan Komunitas, 3(3), 33–47.
Sitorus, R., Wibowo, A., & Lestari, M. (2024). Empowering Village Communities Through Digital Literacy Based on the Utilization of E-Commerce in Karangsari Village, Kulon Progo. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 91–98. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PMI/article/view/28787
Susanto, E., & Amalia, D. (2020). Peran Literasi Digital dalam Mendorong Partisipasi Masyarakat pada Tata Kelola Pemerintahan Desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdaya, 5(2), 101–115. https://doi.org/10.1234/jpmb.v5i2.2020
Widodo, S., & Lestari, Y. (2019). Inovasi Teknologi Terbuka dalam Pemerintahan Mikro: Studi pada Pemanfaatan Google Platform dalam Administrasi RT/RW. Jurnal Inovasi dan Teknologi Publik, 4(2), 122–134.






