Analisis Linguistik Forensik terhadap Ujaran Kebencian dalam Pernyataan Anggota DPR dan Menteri RI di Media Publik

Penulis

  • Fathiya Ilma Shabrina Universitas Andalas
  • Roma Kyo Kae Saniro Universitas Andalas
  • Amanda Putri Zaskia Universitas Andalas
  • Roffifah Yusriah Putri Universitas Andalas
  • Adelia Noverta Universitas Andalas
  • Fathyyah Adelia Ramadhani Universitas Andalas
  • Kayla Aliya Fitra Universitas Andalas
  • Sasta Febriyanti Universitas Andalas

Kata Kunci:

Ujaran kebencian, Pejabat publik, Linguistik forensik, Diksi

Abstrak

Media sosial telah menjadi ruang publik yang memungkinkan interaksi langsung antara pejabat publik dan masyarakat, tetapi sekaligus mendorong meningkatnya ujaran kebencian yang sering kali justru berasal dari figur publik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis ujaran kebencian yang digunakan oleh pejabat publik di platform TikTok melalui pendekatan linguistik forensik hukum. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi terhadap unggahan, komentar, dan pernyataan publik yang mengandung unsur penghinaan, pelabelan, sarkasme, dan dehumanisasi. Analisis terhadap 15 data menunjukkan bahwa pejabat publik kerap menggunakan diksi bernada merendahkan yang membangun relasi kuasa timpang antara mereka dan masyarakat, terutama kelompok seperti demonstran, masyarakat kelas bawah, dan wilayah geografis tertentu. Karakteristik TikTok yang cepat dan viral membuat ujaran kebencian dari tokoh publik mudah tersebar, ditiru, dan dinormalisasi, sehingga memperluas lingkaran kebencian, memperkeras polarisasi, dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Temuan ini menegaskan pentingnya kesadaran etis dalam penggunaan bahasa oleh pejabat publik serta perlunya penguatan etika komunikasi, regulasi bahasa, dan literasi digital untuk menciptakan ruang komunikasi politik yang lebih beretika, demokratis, dan bermartabat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adijaya, N., Lustyantie, N., & Iskandar, I. (2023). Ralat Bahasa Kasar pada Sosial Media: Stilistika atau Ujaran Kebencian?

Afif, M. F. A., Nurhamidah, Y., & Mashuri, M. F. (2021). Kematangan emosi dalam perilaku ujaran kebencian pada kebijakan politik. Cognicia, 9(1), 25–30.

Imroatul Awaliyah, N., & Khasanah, H. (2025). Hate Speech in the Comments Column of the @dpr_ri Instagram Post Regarding the Post “Statement of Apology and Condolences from the Speaker of the Indonesian House of Representatives.” Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 4(6).

Munawaroh, U. N. (2025). Gamifikasi dan Platform Digital dalam Pengembangan Literasi Abad 21 Siswa SMP. Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, Dan Ilmu Komunikasi, Vol. 3, No.1.

Pernando, A. N., Kyo Kae Saniro, R., Kamila Aulia, C. F., Yumna Faridah, S., Diani Yustian, S., Azzahra, M., Lara Oktavia, F., & Novyta Sary, F. (2024). ANALISIS PENGGUNAAN DIKSI DALAM KONTEKS UJARAN KEBENCIAN PADA KOMENTAR DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM PADA AKUN @ARIE_RIEYANTHIE. Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa, 4.

Putra, V. G. R., Febriyatko, A., & Busri, H. (2024). Hate Speech in Instagram Comments of DPR RI: A Forensic Linguistic Analysis. KEMBARA Journal of Scientific Language Literature and Teaching, 10(1), 173–196.

Rahman, F. (2025). Demokrasi Digital dan Ujaran Kebencian: Antara Kebebasan Berekspresi dan Represi Politik. MEDIASI Jurnal Kajian Dan Terapan Media, Bahasa, Komunikasi, 6(3).

Suryani, Y., Istianingrum, R., & Hanik, S. U. (2021). Linguistik Forensik Ujaran Kebencian terhadap Artis Aurel Hermansyah di Media Sosial Instagram. BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(1), 107–118.

Ulfah, A. N., & Anam, M. K. (2020). Analisis Sentimen Hate Speech Pada Portal Berita Online Menggunakan Support Vector Machine (SVM). 7(1), 1–10.

Umroh, F. (2019). Ujaran Kebencian (Hate Speech) Pada Jejaring Media Sosial.

Winelda, D. D., Kyo, R., Saniro, K., Fauziah, F., Syanmid, G., Wulandari, A., Fhadhillah Akbar, M., Triazhani, A. L., & Biyentami, V. K. (2024). ANALISIS KOMENTAR PULEN DAN TOBRUT DI MEDIA SOSIAL PADA AKUN TIKTOK @spotifyid TERHADAP PENYANYI BERNADYA MELALUI PERSPEKTIF BAHASA INDONESIA. Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa, 4.

Waruwu, O. (2025). HAGA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS OF HATE SPEECH ON INSTAGRAM: A POLITICIAN’S EDUCATIONAL DOCUMENTS IN INDONESIA, 2025.

Diterbitkan

2026-01-11

Cara Mengutip

Shabrina, F. I., Saniro, R. K. K., Zaskia, A. P., Putri, R. Y., Noverta, A. ., Ramadhani, F. A. ., Fitra, K. A. ., & Febriyanti, S. (2026). Analisis Linguistik Forensik terhadap Ujaran Kebencian dalam Pernyataan Anggota DPR dan Menteri RI di Media Publik. JIMU:Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 4(01). Diambil dari https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/jimu/article/view/1983