Upaya Meminimalisir Waktu Delay pada Workstation Bagging Storage Menggunakan Root Cause Analysis di PT Pupuk Iskandar Muda
Kata Kunci:
Waktu Delay, Root Cause Analysis, Fishbone Diagram, 5 Why, Bagging Storage, PT Pupuk Iskandar MudaAbstrak
Proses pemuatan pupuk NPK di area bagging storage PT Pupuk Iskandar Muda masih menghadapi kendala keterlambatan (delay) yang berdampak pada ketidaktercapaian target distribusi perusahaan. Berdasarkan data periode April 2024–Maret 2025, dari total 366.484 ton pupuk NPK yang telah dikemas, hanya 219.865 ton yang berhasil dimuat dan dikirim ke distribusi dari target 300.000 ton, atau 73,3% dari target tahunan. Kondisi ini menunjukkan adanya penurunan kinerja dalam operasi pemuatan dan distribusi pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab keterlambatan pada workstation bagging storage dan memberikan rekomendasi perbaikan agar waktu delay dapat diminimalkan. Metode yang digunakan adalah Root Cause Analysis (RCA) dengan bantuan Diagram Pareto, Fishbone Diagram, dan analisis 5 Why. Diagram Pareto digunakan untuk menentukan bulan dengan tingkat keterlambatan tertinggi, sedangkan Fishbone Diagram dan 5 Why digunakan untuk menggali akar penyebab utama dari faktor manusia, mesin, dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab dominan keterlambatan berasal dari tiga faktor utama: Pertama Manusia (Man) – belum adanya sistem penilaian kinerja operator yang mengukur ketelitian dan kecepatan kerja; Kedua Mesin (Machine) – tidak adanya jadwal perawatan preventif forklift, sehingga sering terjadi gangguan operasional; dan Ketiga Lingkungan (Environment) – tidak adanya kanopi atau pelindung area pemuatan, yang menyebabkan aktivitas berhenti saat hujan deras. Rekomendasi perbaikan meliputi penerapan sistem penilaian kerja operator berbasis ketelitian dan kecepatan, penyusunan prosedur preventive maintenance forklift secara berkala, serta pembangunan kanopi pelindung di area pemuatan. Dengan implementasi perbaikan tersebut, diharapkan kinerja waktu pemuatan meningkat dan target distribusi dapat tercapai secara optimal.
Unduhan
Referensi
Aristriyana, j. R. A. I. D. U. R. I. A. G. A. U. E., & jig |, m. T. (n.d.). Analisis penyebab kecacatan produk dengan metode fishbone diagram dan failure mode effect analysis (fmea) pada perusahaan elang mas sindang kasih ciamis (vol. 4, issue 2).
Christian, d., sutrisno, a., & mende, j. (n.d.). Penerapan metode root cause analysis (rca) untuk menentukan akar penyebab keluhan konsumen. In jurnal online poros teknik mesin (vol. 7, issue 2).
Meisya, n. M., & yamin, y. (2022). Pengaruh fishbone diagram terhadap kemampuan literasi membaca peserta didik di sekolah dasar. Jurnal basicedu, 6(5), 7950–7957. Https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3690
Suci ramadhani, g., jurusan statistika fsm undip, m., & pengajar jurusan statistika fsm undip, s. (2014). analisis pengendalian kualitas menggunakan diagram kendali demerit (studi kasus produksi air minum dalam kemasan 240 ml di pt tiw). 3(3), 401–410. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/gaussian






