Rekonstruksi Manajemen Lingkungan Belajar Pendidikan Anak Usia Dini: Sintesis Literatur dalam Perspektif Ramah Anak
Kata Kunci:
Manajemen Lingkungan Belajar, PAUD, Ramah Anak, Rekonstruksi Paradigma, Profesionalisme GuruAbstrak
Manajemen lingkungan belajar merupakan instrumen krusial dalam menentukan kualitas pengalaman belajar anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi paradigma manajemen lingkungan belajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui perspektif ramah anak guna merespons tantangan pendidikan abad ke-21. Menggunakan metode sintesis literatur terhadap berbagai studi empiris dan kebijakan terkini, penelitian ini mengeksplorasi integrasi dimensi fisik,psikologis, sosial, dan pedagogis dalam ekosistem PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi manajemen lingkungan belajar yang efektif menuntut penataan ruang yang aman dan fleksibel, penciptaan iklim psikologis yang hangat, serta penguatan interaksi sosial yang inklusif. Temuan ini menegaskan peran strategis guru sebagai perancang lingkungan sekaligus agen transformatif yang harus mampu menyeimbangkan tantangan profesionalisme di tengah dinamika perubahan global. Dukungan kelembagaan yang partisipatif dan pemenuhan hak anak secara eksplisit menjadi fondasi keberlanjutan model lingkungan belajar ini. Secara keseluruhan, penelitian ini merumuskan model integratif yang memosisikan lingkungan belajar bukan sekadar sebagai ruang fisik, melainkan sebagai faktor penentu kesejahteraan dan optimalisasi tumbuh kembang anak secara holistik.
Unduhan
Referensi
Anwar, A. (2025). Rekonstruksi paradigma pendidikan agama Islam integratif-transformatif dalam merespons tantangan pendidikan abad ke-21. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(04), 2437–2443. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1607
Erickson, J.,&Roe, K. (2017). Learning through play: The importance of physical environment in early childhood. Early Education Press.
Hapsari, R.,&Putra, A. (2019). Penataan lingkungan main sebagai pendukung kreativitas anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 8(1), 45–52.
Lestari, S.,&Nugroho, W. (2022). Pengaruh lingkungan belajar ramah anak terhadap keterlibatan siswa di PAUD. Jurnal Psikologi Pendidikan, 14(2), 112–125.
Nasrulloh, N.,&Hafid, A. N. (2021). Eksistensi wanita karier di era pandemi: Antara kebutuhan dan peluang. Musawa Jurnal Studi Gender Dan Islam, 20(2), 217–227. https://doi.org/10.14421/musawa.2021.202.217-227
Nurhayati, S.,&Arifin, Z. (2018). Manajemen kelas PAUD: Teori dan aplikasi lingkungan belajar yang kondusif. Kencana.
Prasetyo, D.,&Rahmawati, E. (2023). Budaya lembaga dan kepemimpinan partisipatif dalam menciptakan sekolah ramah anak. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 11(1), 89–101.
Sari, D. P.,&Kamal, M. (2024). Interaksi sosial dan perkembangan empati anak dalam lingkungan belajar inklusif. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 18(1), 210–222.
UNICEF&Direktorat PAUD. (2019). Panduan penyelenggaraan lingkungan belajar berkualitas di Satuan PAUD. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Wahyuni, T. (2023). Model integratif manajemen PAUD ramah anak. Pustaka Cendekia.
Wijaya, H.,&Hartono, R. (2021). Iklim psikologis dan perlindungan anak dalam proses pembelajaran. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 9(3), 301–315.






