Perilaku Kelekatan Anak Usia Dini dengan Pola Asuh Kakek Nenek
Kata Kunci:
Perilaku Kelekatan, Anak Usia Dini, Pola Asuh Kakek Nenek, Pengasuhan Alternatif, Perkembangan Sosial-Emosional, Keluarga BesarAbstrak
Fenomena perceraian dan ayah merantau bekerja jauh meninggalkan keluarga, membuat sebagian anak berada dalam pengasuhan kakek nenek. Pola asuh kakek nenek cenderung permisif dan berkebalikan dengan pola asuh yang diterapkannya pada anak-anaknya. Kakek nenek yang mengasuh cucu, dinyatakan lebih sehat dan bahagia di hari tuanya. Mereka merasa berarti, dan merasa memiliki kesempatan kedua untuk memperbaiki pola asuh yang salah yang diterapkan kepada anak-anaknya. Kehadiran kakek sepenuh waktu tanpa terganggu kerja, membuat cucu memiliki kelekatan lebih erat kepada kakek nenek ketimbang kepada ayah-ibunya. Kelekatan adalah perilaku khas manusia dimana anak-anak membangun ketergantungan/keterikatan dengan pihak lain, yang ditandai dengan adanya rasa aman, nyaman, bahagia jika berada dekat dengan pihak terikatnya. Sebaliknya dia akan merasa cemas, tidak nyaman, dan tertekan bila berada jauh dari pihak terikatnya. Anak usia dini yang lebih banyak diasuh oleh kakek nenek, membangun perilaku lebih nyaman berada di dekat kakek nenek dari pada ayah ibunya. Mereka lebih mudah diarahkan oleh kakek nenek, lebih tergantung, lebih menunjukkan ekspresi bahagia kepada kakek neneknya. Mereka juga lebih sedih bila ditinggalkan oleh kakek nenek, serta diyakini ketika kelak merantau, mereka akan pulang kepada kakek nenek daripada kepada ayah ibunya.
Unduhan
Referensi
Amanda, Trixie, Dascha dan Rudi Cahyono, tt. Pengaruh Ketiadaan Peran Ayah (Fatherless) terhadap Self esteem pada Emerging Adulthood, repository.unair.ac.id.
Baron, Robert A., dan Donn Byrne, Psikologi Sosial Jilid 2 Edisi ke 10. Jakarta: Penerbit Erlangga, tahun 2005.
BKKBN, 2018, Buku Pegangan Pengasuhan Kakek Nenek (Grandparenting), http//www.orangtuahebat.id
Cenceng, Perilaku Kelekatan Pada Anak Usia Dini Perspektif John Bowlby, Jurnal Lentera vol ixx no 2 Desember 2015.
Fajriyanti, Aura Fitri, Desy Saputri, dan Sujarwo, 2024, Fenomena Fatherless di Indonesia, The Indonesian Journal of Sosial Studies, Vol 7.
Gunawan, Hadi dan Ampuli Bantali, Father Attachment dalam Merangsang Perkembangan Sosial Emosi Anak Usia Dini: Studi Fenomenologis Perspektif Maqashid Syariah, Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(3), 2025.
Yayuk Hariyasasti, Erva Yulia Kristanti, Lis Setyawati, Ninuk Sri Widayati4, Widjanarko5, Indah Lestari, Juli 2025, Dampak Faherless terhadap Perkembangan Emosional dan Psikologis Anak Usia Dini. Journal of Inovative and Creativity, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Vol. 5 (2)
Hermayanti, Theresia Retno dan Amir Samsudin, Pola Asuh Kakek Nenek Terhadap Anak dengan Orang Tua Broken Home, Jurnal Obsesi Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogjakarta, Volume 7 issue 1 tahun 2023.
Hewi, La, Muh Saleh, dan Rizki Wahyuni, 2020. Kelekatan (Attachment) Anak Usia Dini di Suku Laut Kabupaten Wakatobi, Jurnal Obsesi: Pendidikan Anak Usia Dini, Vol.4 Isuue 1.
Jeremy Holmes, 1993. John Bowlby and Attachment theory. ISBN 0-203-13680-2.
John Bowlby, Attachmen and Loss volume 1 attachmen (New York Tavistock Institut of Human Relation, 1982 dalam ethesses.iainkediri.ac.id.
Levinne, Amir, MD dan Rachel S.F. Heller, M.A., tt. Attached, (terjemah) CV. Aksara Bina Kreasi.






