https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/juperan/issue/feed Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran 2026-02-05T01:39:38+00:00 Editorial rohman.orgos@gmail.com Open Journal Systems <p>JUPERAN: Jurnal Pendidikan dan Pembejaran secara Umum di sekolah dan perguruan tinggi. Menerbitkan publikasi hasil penelitian, kajian literatur dan buku hasil penelitian atau pemikiran.</p> https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/juperan/article/view/2049 Penerapan Metode Make A Match dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Satuan Waktu Kelas III SD 001 Muhammadiyah Nunukan 2026-02-05T01:39:38+00:00 Aldian Dwi Prasetya aldiandp53@gmail.com Annisa Mayasari nisamayasari1213@gmail.com Dedi Kusnadi dedikusnadi@borneo.ac.id <p>Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi satuan waktu. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang kurang bervariasi dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi satuan waktu melalui penerapan model pembelajaran Make A Match. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, masih ditemukan beberapa kekurangan seperti kurang jelasnya tujuan perbaikan dan minimnya bahan ajar yang sesuai. Namun, pada siklus II, terjadi perbaikan yang signifikan, seperti meningkatnya keterlibatan aktif siswa, terbentuknya diskusi kelompok yang efektif, dan peningkatan pengelolaan kelas. Nilai rata-rata hasil belajar peserta didik pun mengalami peningkatan dan berada pada kategori baik. Dengan demikian, penerapan model Make A Match terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi satuan waktu di kelas III SD 001 Muhammadiyah Nunukan.</p> 2026-02-05T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Aldian Dwi Prasetya, Annisa Mayasari, Dedi Kusnadi https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/juperan/article/view/2030 Peran Kepemimpinan Akademik dalam Pengembangan Budaya Pembelajaran Mandiri Mahasiswa di Politeknik Bumi AKPELNI Semarang 2026-01-24T14:26:56+00:00 Fredy Harwanto Fredyharwanto@yahoo.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan akademik dalam mengembangkan budaya pembelajaran mandiri (<em>self-directed learning</em>/SDL) mahasiswa di Politeknik Bumi AKPELNI Semarang. Pendekatan kualitatif eksploratif diterapkan dengan metode studi kasus pada satu institusi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur kepada tujuh informan, terdiri dari tiga pimpinan akademik (Direktur, Dekan, Kaprodi) dan empat orang taruna/mahasiswa, serta didukung analisis dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan akademik berperan sebagai katalisator melalui integrasi visi transformasional dan tindakan instruksional yang konkret. Peran ini diwujudkan dalam kebijakan struktural seperti kuota "<em>30% Eksplorasi Mandiri</em>" dalam kurikulum, program <em>Maritime Problem-Based Challenge</em>, dan reformasi sistem penilaian yang mendukung otonomi belajar. Kepemimpinan yang terdistribusi (<em>distributed leadership</em>) memungkinkan implementasi yang kontekstual di tingkat program studi. Namun, penelitian juga mengidentifikasi tantangan utama berupa inkonsistensi penerapan di tingkat dosen, mentalitas <em>spoon-feeding</em> yang masih ada, dan kurangnya umpan balik konstruktif untuk proses SDL mahasiswa. Budaya pembelajaran mandiri yang dibangun berusaha menyelaraskan nilai-nilai profesi kemaritiman (disiplin, adaptabilitas) dengan kebiasaan belajar otonom. Disimpulkan bahwa efektivitas pengembangan budaya ini sangat bergantung pada konsistensi, sistem pendukung yang memadai, dan internalisasi nilai di semua lapisan komunitas akademik. Rekomendasi mencakup penguatan mekanisme penyelarasan kurikulum, pengembangan modul pelatihan SDL, dan pembentukan forum kolaboratif dosen-mahasiswa.</p> 2026-01-24T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Fredy Harwanto https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/juperan/article/view/2029 Peran Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Kompetensi Komunikasi Dialogis Guru di SMK Wisudha Karya Kudus 2026-01-24T14:01:49+00:00 Nikita Anisa Prima Novotna anisaprima2@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran supervisi akademik kepala sekolah dalam mengembangkan kompetensi komunikasi dialogis guru di SMK Wisudha Karya Kudus. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus diterapkan untuk menggambarkan fenomena secara mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah, wakil kepala kurikulum, dan enam orang guru, serta didukung observasi dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik berperan sebagai instrumen strategis pembinaan berkelanjutan yang mengadopsi siklus klinis kolaboratif (pra-observasi, observasi, pasca-observasi). Komunikasi dialogis guru, yang meliputi kemampuan bertanya terbuka, mendengarkan aktif, dan memfasilitasi diskusi, menjadi fokus prioritas supervisi karena relevansinya yang tinggi dengan pembentukan &nbsp;<em>soft skills</em> siswa di lingkungan pendidikan kejuruan. Temuan mengungkap bahwa proses supervisi yang reflektif dan berbasis umpan balik konstruktif telah memicu perubahan praktik mengajar guru ke arah yang lebih dialogis. Namun, penelitian juga mengidentifikasi tantangan seperti mindset guru yang belum sepenuhnya adaptif, tekanan kurikulum produktif yang padat, dan keterbatasan dukungan pascasupervisi. Studi ini menyimpulkan bahwa efektivitas supervisi akademik dalam pengembangan kompetensi dialogis sangat bergantung pada keberlanjutan pembinaan dan penciptaan ekosistem kolaboratif di tingkat sekolah. Rekomendasi yang diajukan meliputi pembentukan komunitas praktisi guru, pemanfaatan refleksi berbasis video, serta integrasi indikator komunikasi dialogis dalam sistem penilaian kinerja guru.</p> 2026-01-24T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Nikita Anisa Prima Novotna https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/juperan/article/view/2028 Kapasitas Guru dalam Implementasi Perubahan Kurikulum: Perspektif Manajemen Pendidikan di SMP Se-Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan 2026-01-24T13:07:44+00:00 Ida Neka Impriasih idanekaimpriasih90@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas guru dan efektivitas sistem manajemen pendidikan dalam mendukung implementasi perubahan kurikulum di tingkat sekolah menengah pertama. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi multi-situs diterapkan di beberapa SMP di Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan 16 informan yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah, serta didukung analisis dokumen dan observasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kapasitas guru menghadapi tantangan multidimensi: pemahaman konseptual terhadap kurikulum baru telah terbangun, namun terjadi kesenjangan signifikan dalam keterampilan pedagogis operasional, khususnya dalam pelaksanaan asesmen formatif, pembelajaran berdiferensiasi, dan pengelolaan pembelajaran berbasis proyek. Sistem manajemen pendidikan di tingkat sekolah dan kecamatan dinilai belum efektif sebagai pendukung pengembangan kapasitas; fungsi pengawasan lebih dominan daripada fungsi pembinaan, dan dukungan dari tingkat kecamatan bersifat minimal serta administratif. Hambatan sistemik seperti beban administratif yang tinggi, keterbatasan sarana, keragaman kemampuan siswa, serta kurangnya sinergi kolaboratif antara pengawas, kepala sekolah, dan guru semakin memperlemah kapasitas adaptasi guru. Disimpulkan bahwa efektivitas implementasi perubahan kurikulum sangat bergantung pada rekonfigurasi sistem manajemen pendukung dari paradigma pengawasan (<em>controlling</em>) menuju paradigma pemberdayaan (<em>capacity building</em>) yang kolaboratif dan berkelanjutan. Rekomendasi mencakup pembentukan tim pendampingan kurikulum berbasis kecamatan, transformasi forum KKG menjadi komunitas belajar reflektif, serta penyediaan dana abadi pengembangan kapasitas guru di tingkat daerah.</p> 2026-01-24T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Ida Neka Impriasih https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/juperan/article/view/2024 Implementasi Strategi Pembelajaran Berbasis Diskusi pada Mata Pelajaran Fiqih Mualamalah di MAS. Fatihul Ulum Prajjan Camplong 2026-01-23T15:45:57+00:00 Nurul Huda Maksum hudamaksum020@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi strategi pembelajaran berbasis diskusi pada mata pelajaran Fiqih Muamalah, khususnya materi <em>Khiyar</em>, di MAS. Fatihul Ulum Prajjan Camplong. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru Fiqih, serta dokumentasi terhadap siswa kelas X. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan strategi diskusi diawali dengan perencanaan matang, termasuk penyusunan RPP, silabus, dan penyiapan media pendukung seperti video praktik. Pelaksanaan pembelajaran terdiri dari kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Guru menggunakan metode ceramah singkat sebagai pengantar sebelum memfasilitasi diskusi interaktif antar siswa. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab lisan secara langsung di akhir sesi. Penelitian menyimpulkan bahwa strategi diskusi efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, rasa percaya diri, dan pemahaman mendalam siswa terhadap materi yang kompleks. Selain itu, metode ini membantu siswa menghubungkan teori agama dengan permasalahan kontemporer di masyarakat melalui hubungan kolaboratif yang dinamis. Meskipun efektif, efisiensi waktu dan dominasi siswa tertentu tetap menjadi tantangan yang memerlukan kreativitas guru dalam pengelolaannya.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Strategi Diskusi, Fiqih Muamalah, <em>Khiyar</em>, Berpikir Kritis<strong>.</strong></p> 2026-01-26T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Nurul Huda Maksum https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/juperan/article/view/2011 Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital: Analisis Literatur tentang Integrasi Teknologi dan Pembentukan Karakter Religius 2026-01-18T13:18:33+00:00 Mohamad Khasanudin khasanudin137@gmail.com Nasrulloh nasrulloh.said@gmail.com <p>Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Di satu sisi, teknologi digital membuka peluang inovasi pembelajaran yang lebih fleksibel dan interaktif, namun di sisi lain menimbulkan tantangan dalam menjaga orientasi pembentukan karakter religius peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif integrasi teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital serta implikasinya terhadap pembentukan karakter religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur. Data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi sebagai sumber utama serta buku akademik sebagai sumber pendukung yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi secara tematik terhadap literatur terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI berpotensi meningkatkan efektivitas pembelajaran dan keterlibatan peserta didik apabila dirancang secara pedagogis dan berorientasi nilai. Namun, teknologi tidak dapat berdiri sendiri dalam membentuk karakter religius tanpa dukungan keteladanan pendidik, pembiasaan nilai, dan refleksi spiritual yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pembelajaran PAI di era digital perlu dikembangkan melalui pendekatan integratif yang mengombinasikan pemanfaatan teknologi dengan penguatan nilai-nilai Islam agar tujuan pembentukan karakter religius dapat tercapai secara optimal.</p> 2026-01-18T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Mohamad Khasanudin, Nasrulloh https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/juperan/article/view/2000 Keluarga Sebagai Gereja Mini: Studi Tentang Pendidikan Agama Kristen dalam Rumah Tangga 2026-01-15T10:49:12+00:00 Prinza A.S. Sunbanu prinzaananta@gmail.com Seprianti A. Tanesab tanesabseprianti@gmail.com Ayu H. Tode ayutode05@gmail.com Tresance M. Missa tresancemelinamissa@gmail.com Teldi Y. Letuna letunateldi891@gmail.com Hermin herminsolly@gmail.com <p>Pendidikan Agama Kristen dalam rumah tangga memainkan peran krusial sebagai fondasi pembentukan iman dan nilai-nilai moral anak-anak. Kajian ini menyelidiki gagasan “Keluarga sebagai Gereja Mini” dari sudut pandang teologi dan aplikasi nyata, di mana keluarga berfungsi sebagai komunitas kecil yang menanamkan ajaran Kristen melalui rutinitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik Pendidikan Agama Kristen di rumah tangga, tantangan yang dihadapi , serta dampaknya terhadap perkembangan spiritual anak-anak. Metode yang digunakan adalah&nbsp; analisis dokumen seperti buku panduan keluarga Kristen. Temuan riset mengungkapkan bahwa aktivitas seperti berdoa bersama, membaca Alkitab, dan percakapan tentang nilai-nilai Kristen berhasil membentuk kepribadian anak, walaupun rintangan seperti jadwal padat orang tua dan dampak budaya modern sering kali mengganggunya. Ringkasan kajian ini menyoroti keharusan bantuan dari gereja dan institusi pendidikan untuk menguatkan fungsi keluarga sebagai pelaku utama dalam pendidikan agama, dengan saran praktis melalui pembuatan program latihan khusus untuk para orang tua.</p> 2026-01-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Prinza A.S. Sunbanu, Seprianti A. Tanesab, Ayu H. Tode, Tresance M. Missa, Teldi Y. Letuna, Hermin https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/juperan/article/view/1999 Peran PAK Keluarga dalam Pembentukan Karakter Anak 2026-01-15T06:53:53+00:00 Noviana Misa ningsihmisa20@gmail.com Kefi Nuban kefinuban@gmail.com Elsaliazri Modok Elsamodok@gamil.com Maria Mau anggelmau77@gmail.com Darius Tusi daristusi@gmail.com Hermin herminsolly@gmail.com <p>Keluarga adalah tempat pertama dan paling utama bagi anak untuk memahami nilai-nilai kehidupan. Melalui PAK yang diadakan di lingkungan keluarga, anak diperkenalkan dengan ajaran iman Kristen seperti cinta, kejujuran, tanggung jawab, disiplin, serta sikap saling menghargai. Tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk menguraikan pentingnya peranan orang tua dalam menanamkan nilai-nilai karakter Kristen sejak anak masih kecil. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah studi pustaka yang mencakup berbagai artikel, jurnal dan sumber-sumber teologi yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa teladan dari orang tua, kebiasaan berdoa bersama, membaca Alkitab, dan komunikasi yang baik dalam keluarga memiliki dampak besar terhadap perkembangan karakter anak. Anak yang mendapatkan bimbingan melalui PAK dalam keluarga umumnya memiliki sifat positif, beriman, dan menunjukkan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, PAK dalam keluarga harus dilakukan dengan kesadaran dan konsisten agar anak dapat berkembang menjadi individu yang memiliki karakter Kristiani dan siap menghadapi tantangan zaman.</p> 2026-01-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Noviana Misa, Kefi Nuban, Elsaliazri Modok, Maria Mau, Darius Tusi, Hermin https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/juperan/article/view/1998 Pendidikan Karakter Kristen dalam Keluarga 2026-01-15T06:14:59+00:00 Shedon Saputra Malelak shedonmalelak@gmail.com Irene Melinda Kirekadja melindairene46@gmail.com Maria Saetban mariasaetban4@gmail.com Marsheillah Jundreillin Koamesah sheillakoamesah@gmail.com Ina Aprida Pay inapay97@gmail.com Hermin herminsolly@gmail.com <p>Pendidikan karakter Kristen dalam keluarga sejatinya merupakan aspek mendasar dalam membentuk kepribadian anak yang beriman, bermoral dan juga bertanggung jawab di tengah dinamika sosial yang terus berubah, dalam berbagai dimensi kehidupan yang dinamis adanya. Adapun, keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama yang dibentuk Allah, pada hakikatnya memiliki peranan strategis dalam menanamkan nilai-nilai Kristiani kepada anak, melalui teladan, pengajaran iman dan juga relasi yang penuh kasih yang selalu nampak dalam keseharian orang tua. Artikel ini kemudian bertujuan untuk mengkaji pendidikan karakter Kristen dalam keluarga dengan menyoroti pengertiannya, Kristus adalah teladan utama, serta bagaimana keluarga dalam keberlanjutannya turut membiasakan pola pembentukan karakter anak lebih baik dan sesuai citra Kristus. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap artikel atau jurnal ilmiah yang tentunya relevan dengan topik sebagaimana dalam tulisan ini. Hasil kajian kemudian menunjukkan bahwasanya pendidikan karakter Kristen yang berorientasi pada Kristus, yang dijalankan secara konsisten dalam keluarga, adalah sangat berkontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter anak yang utuh, pertumbuhan yang mencakup dimensi spiritualmoral dan juga sosial. Dengan demikian, keluarga Kristen melalui para orang tua, dalam seluruh keberadaannya, dipanggil untuk secara aktif, mewariskan nilai-nilai iman dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk tanggung jawab iman dan pendidikan karakter anak.</p> 2026-01-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Shedon Saputra Malelak, Irene Melinda Kirekadja, Maria Saetban, Marsheillah Jundreillin Koamesah, Ina Aprida Pay, Hermin https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/juperan/article/view/1997 Pendidikan Agama Kristen Keluarga dalam Menerapkan Kasih Kepada Anak-Anak Broken Home 2026-01-15T04:30:57+00:00 Anggun S. Fay Fay_anggunfay218@gmail.com Risna Y. Kono konorisna2@gmail.com Della M. Bako dellamaresnabako@gmail.com Yaba O. Fay Fay_yabaornalfay@gmail.com Sindi W. Nubatonis sindinbts@gmail.com Hermin herminsolly@gmail.com <p>Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga memiliki peran penting dalam menanamkan nilai kasih kepada anak, khususnya bagi anak-anak yang berasal dari keluarga broken home. Kondisi keluarga yang tidak utuh sering berdampak pada perkembangan emosional dan spiritual anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan kasih Kristiani dalam Pendidikan Agama Kristen keluarga bagi anak broken home melalui&nbsp; pendekatan kualitatif dengan &nbsp;studi literatur. Hasil kajian menunjukan bahwa penerapan kasih melalui penerimaan, pendampingan, komunikasi yang penuh empati, dan keteladan iman dapat membantu anak merasakan kasih Allah serta mendukung pertumbuhan iman dan pemulihan emosional mereka.</p> 2026-01-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Anggun S. Fay, Risna Y. Kono, Della M. Bako, Yaba O. Fay, Sindi W. Nubatonis, Hermin