Penerapan Model Pembelajaran Investigasi Grup dan Pengaruhnya terhadap Kemampuan Siswa Mengidentifikasi Teks Cerita Fantasi
Kata Kunci:
Investigasi Grup, Teks Cerita Fantasi, Struktur Teks, Ciri Kebahasaan, Pembelajaran Kooperatif.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan Model Pembelajaran Investigasi Grup terhadap kemampuan siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Batudaa dalam mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan teks cerita fantasi. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 20 siswa yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berbentuk pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor yang signifikan dari 45,55 (pretest) menjadi 94,53 (posttest). Uji Wilcoxon mengonfirmasi bahwa seluruh siswa mengalami peningkatan (18 positive ranks, 0 negative ranks) dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05). Simpulan penelitian ini adalah Model Pembelajaran Investigasi Grup terbukti efektif dan signifikan dalam meningkatkan kemampuan mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan teks cerita fantasi. Model ini juga berhasil membuat distribusi kemampuan siswa menjadi lebih homogen. Implikasi dari temuan ini adalah guru disarankan mengadopsi model ini sebagai alternatif strategi pembelajaran teks sastra yang bersifat analitis.
Unduhan
Referensi
Apriani, I. L., Cahyani, I., & Nugroho, R. A. (2024). Model Flipped Classroom bermuatan pembelajaran berdiferensiasi dalam mengidentifikasi teks cerita fantasi. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 10(3), 3292–3300.
Azizah, I. N., Febriyanto, B., & Rasyid, A. (2023). Penerapan model pembelajaran Group Investigation sebagai keterampilan berbicara siswa abad 21. Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia, 2(1), 18–26.
Coman, E. N., Partin, M. C., Shuffler, M. L., & Evans, W. D. (2013). The paired t-test as a simple latent change score model. Frontiers in Psychology, 4, Article 738. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2013.00738
Dwihartanto, Y., Suryanto, E., & Andayani. (2016). Penerapan metode investigasi kelompok untuk meningkatkan kemampuan menulis argumentasi. Jurnal Penelitian Pendidikan, 19(2), 128–144.
Handayani, R., Gumono, G., & Arifin, M. (2020). Kemampuan mengidentifikasi unsur pembangun cerita fantasi siswa kelas VII SMPN 6 Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Korpus, 4(2), 257–267. https://doi.org/10.33369/jik.v4i2.8386
Harahap, S. A. (2020). Pengaruh model pembelajaran Group Investigation terhadap kemampuan menulis teks berita di kelas VIII MTsN 2 Medan. Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 55–64.
Imam, A. A., Kaoje, A. U., Tsagem, M. M., & Sulaiman, M. M. (2014). On consistency and limitation of paired t-test, Sign and Wilcoxon Sign Rank Test. IOSR Journal of Mathematics, 10(1), 01–06.
Kaufman, D., Sutow, E., & Dunn, K. (1997). Three approaches to cooperative learning in higher education. The Canadian Journal of Higher Education, 27(2-3), 37–66.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2025). *Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 046/H/Kr/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah*.
Knapp, T. R. (2016). Why is the one-group pretest–posttest design still used? Clinical Nursing Research, 25(5), 467–472. https://doi.org/10.1177/1054773816666280
Mohapatra, S. C., & Chamola, S. K. (2020). Sampling in research series 1: Basic concepts in estimating sample size. Journal of Advanced Research in Medical Science & Technology, 7(1), 17–21.
Naniksunarsih, N., Anggraini, T. R., & Alfiawati, R. (2022). Pengaruh model pembelajaran investigasi kelompok terhadap kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bandar Lampung tahun pelajaran 2021/2022. Warahan: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 1–15.
Palmer, D. (2019). Identifying mastery goal states in educational contexts. Advances in Educational Research and Evaluation, 1(1), 6–11.
Peña, R. M., & Valencia, M. Y. (2017). Critical thinking and group learning: Way to improve communication in university student. Universidad y Sociedad, 9(3), 351–356.
Sintia, T., & Helda, T. (2021). Perbandingan penggunaan model GI dengan NHT terhadap keterampilan mengidentifikasi teks cerita fantasi. Metamorfosis: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya, 14(1), 37–43. https://doi.org/10.55222/metamorfosis.v14i1.544
Sitorus, L. (2020). The application of group investigation learning model to increase student’s study interest. Research, Society and Development, 9(11), e87291110412. https://doi.org/10.33448/rsd-v9i11.10412
Souza, A. C. de, Alexandre, N. M. C., & Guirardello, E. de B. (2017). Psychometric properties in instruments evaluation of reliability and validity. Epidemiologia e Serviços de Saúde, 26(3), 649–659. https://doi.org/10.5123/S1679-49742017000300022
Susilo, B. E., Subandowo, M., & Fathurrochman, I. (2018). Supporting activities for critical thinking skills development based on students' perspective. Proceedings of the 1st International Conference on Science and Technology for an Internet of Things.







