Reformasi Sistem Pendidikan Islam dalam Era Society 5.0: Tinjauan Filosofis dan Epistemologis
Keywords:
Pendidikan Islam, Society 5.0, Islamic Worldview, Integrasi Ilmu, Moral, TeknologiAbstract
Kajian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman filosofis dan epistemologis yang komprehensif mengenai arah dan bentuk reformasi sistem pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan era Society 5.0. Tujuan utamanya adalah menjelaskan bagaimana prinsip-prinsip Islamic worldview dapat dijadikan fondasi konseptual dan operasional dalam membangun sistem pendidikan Islam yang integratif, humanis, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.Era Society 5.0 menandai perubahan peradaban yang berorientasi pada keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai kemanusiaan. Gagasan ini menuntut dunia pendidikan untuk beradaptasi, termasuk pendidikan Islam yang memiliki mandat spiritual dan moral. Dalam konteks ini, sistem pendidikan Islam ditantang untuk mereformasi epistemologinya agar integrasi antara ilmu, moral, dan teknologi dapat diwujudkan tanpa kehilangan dasar tauhid. Artikel ini menelaah reformasi sistem pendidikan Islam melalui pendekatan filosofis dan epistemologis dengan kerangka Islamic worldview (pandangan dunia Islam). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kajian pustaka atas sumber-sumber akademik tujuh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi pendidikan Islam dalam era Society 5.0 harus melibatkan: (1) rekonstruksi epistemologi tauhid, (2) kurikulum integratif antara ilmu agama dan sains modern, (3) internalisasi etika teknologi berbasis maqāṣid al-syarī‘ah. Pendidikan Islam harus menjadi sistem yang melahirkan generasi smart-moral society—manusia cerdas teknologi, berilmu, dan beradab.
Downloads
References
Abdullah, M. A. (2019). Religion, Science and Culture: An Integrated, Interconnected Paradigm of Science. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga Press, hlm. 25.
Al-Attas, S. M. N. (2018). Islam and Secularism. Kuala Lumpur: ISTAC, hlm. 97–100.
Aleksandrina V. Mavrodieva and Rajib Shaw, ‘Disaster and Climate Change Issues in Japan’s Society 5.0-A Discussion’, Sustainability (Switzerland), 12.6 (2020) <https://doi.org/10.3390/su12051893>.
Azra, A. (2020). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Jakarta: Kencana.
Fukuyama, F. (2018). Society 5.0: Aiming for a New Human-Centered Society. Japan Spotlight, 47–50.
Government of Japan. (2019). Society 5.0: Human-Centered Society. Tokyo: Cabinet Office.
Hidayat, R. (2021). Integrasi Ilmu dan Agama dalam Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 6(2), 123–135. https://doi.org/10.24252/jpii.v6i2.23145
IIUM Press. (2021). Humanising Education: Maqasid al-Shari’ah and SDGs in Higher Education. Kuala Lumpur: IIUM Press, hlm. 25–27.
Komaruddin Sassi, ‘Principles Of Islamic Education Epistemology Tauhid Paradigm (Analysis Of Thinking Of Naquib Al-Attas)’, Millah: Journal of Religious Studies, 20.1 (2020), 135–72 <https://doi.org/10.20885/millah.vol20.iss1.art6>.
Qomaria, E. N., & Mustofa, A. (2024). Esensi & Urgensi Nilai Maqashid Syariah dalam Kurikulum Merdeka. Sasangga: Journal of Education and Learning, 2(2), 75–80. https://doi.org/10.70345/sasangga.v2i2.32
Rinda Fauzian, Juju Saepudin, and Saehudin Saehudin, ‘Transformative Epistemology in Advancing Contemporary Islamic Education : Knowledge Reconstruction Integrative-Nuraniyah Perspective’, 3.2 (2025), 144–57.
Rosyid, N. (2023). Pendidikan Islam dan Tantangan Era Society 5.0. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 10(1), 12–29. https://doi.org/10.36768/jti.v10i1.178
Sassi, K. (2020). Prinsip-Prinsip Epistemologi Pendidikan Islam (Paradigma Tauhid Naquib al-Attas). Millah, 20(1), 135–172. https://doi.org/10.20885/millah.vol20.iss1.art6
Yunus Zengin and others, ‘An Investigation upon Industry 4.0 and Society 5.0 within the Context of Sustainable Development Goals’, Sustainability (Switzerland), 13.5 (2021), 1–16 <https://doi.org/10.3390/su13052682>.







