YouTube Sebagai Sumber Pendidikan Sejarah

Penulis

  • Maudhy Satyadharma Pemuda Panca Marga Provinsi Sulawesi Tenggara

DOI:

https://doi.org/10.70294/juperan.v4i01.736

Kata Kunci:

Analisis isi, Sejarah, Pendidikan, Youtube.

Abstrak

Penelitian ini berupaya menganalisis isi dari Kanal Youtube Album Sejarah Indonesia terhadap pendidikan khususnya pendidikan sejarah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis isi dari beberapa video pada Kanal Youtube Album Sejarah Indonesia dan termasuk dalam kategori kualitatif.  Hasil penelitian dengan analisis isi menemukan bahwa begitu besarnya potensi Youtube sebagai salah satu sumber pendidikan sejarah yang lebih efektif dan menarik bagi generasi muda. Namun, potensi ini juga dibarengi dengan tantangan yang tidak ringan. Kredibilitas konten, bias informasi, dan kesesuaian dengan kurikulum menjadi perhatian utama sehingga perlu adanya peran aktif dari guru, pendidik dan orang tua untuk pemanfaatan Youtube secara bijak. Namun Youtube bukan sebagai pengganti buku sejarah namun dapat menjadi pelengkap yang efektif jika digunakan dengan tepat.  

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Aji, H. K. (2021). Produksi Konten Televisi dan Konten Media Digital. Unisri Press.

Akbar, N. C. (2022). Pentingnya Pendidikan Sejarah Guna Memperkuat Identitas Nasional Bangsa Indonesia. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(1), 148–158.

Aminullah, A. (2017). Sinkretisme Agama dan Budaya dalam Tradisi Sesajen di Desa Prenduan. Dirosat : Journal of Islamic Studies, 2(1), 1. https://doi.org/10.28944/dirosat.v2i1.64

Arham, M. (2020). Efektivitas Penggunaan YouTube Sebagai Media Pembelajaran. Academia Education, 1(1), 1–13.

Azhari, A. R. (2023). Penguatan Nilai-Nilai Nasionalisme Siswa Melalui Pembelajaran Sejarah Peristiwa Sumpah Pemuda 1928. JEJAK: Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah, 3(2), 33–44.

Chai, A., Pratama, J., & Syahputra, B. (2024). Perancangan Media Informasi Pengenalan Budaya Kelenteng Berbasis Video Dokumenter Terhadap Gen-Z di Batam. INFOTECH: Jurnal Informatika & Teknologi, 5(2), 292–300.

Fajri, I. N., Lestari, W. D., Naibaho, Y. P. C., Gulo, A. S. S., Asbari, M., Novitasari, D., & Purwanto, A. (2022). Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme pada Generasi Muda. Journal of Community Service and Engagement (JOCOSAE), 2(4), 1–11. http://jocosae.org/index.php/jocosae/article/view/64/46

Kurniawan, S. T. (2018). Penguatan Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Pembudayaan dan Pelembagaan Nilai-Nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda. Refleksi 20 Tahun Reformasi Pendidikan, Pengajaran, Dan Kebudayaan, 94–99.

Martha, Y., Sa’diyah, D., Maulana, H., & Warto, W. (2023). Konsep Dasar Sejarah: Implementasinya Dalam Pembelajaran. Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 1(4), 164–176.

Mu’alimah, S. (2022). Upaya Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Meningkatkan Literasi Digital Siswa Di SMAN 01 Mranggen. Universitas Islam Sultan Agung.

Nurrohman, A. S., & Mujahidin, A. (2022). Strategi Dakwah Digital dalam Meningkatkan Viewers di Channel YouTube Jeda Nulis. JUSMA: Jurnal Studi Islam Dan Masyarakat, 1(1), 20–32.

Omeri, N. (2015). Pentingnya Pendidikan Karakter Dalam Dunia Pendidikan. Manajer Pendidikan: Jurnal Ilmiah Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana, 9(3).

Prasetya, A. E. (2021). Meningkatkan Hasil Pembelajaran Online Sejarah Berbasis Media Presentasi Interaktif. Jira: Jurnal Inovasi Dan Riset Akademik, 2(5), 737–748.

Prastowo, A. (2014). Memahami Metode-metode Penelitian. Ar-Ruzz Media.

Purni, T. (2023). Pentingnya Pendidikan Sejarah Sebagai Penguat Pendidikan Yang Berkarakter. Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Sejarah, 2(1), 190–197. https://doi.org/10.22437/krinok.v2i1.24723

Purwanto, H. (2023). Pendidikan Karakter di Sekolah Teori, Praktik dan Model Kepemimpinan. Indonesia Emas Group.

Rulianto, & Hartono, F. (2018). Pendidikan Sejarah Sebagai Penguat Pendidikan Karakter. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 4(2), 127–134.

Samosir, F. T., Pitasari, D. N., Purwaka, P., & Tjahjono, P. E. (2018). The Effectiveness of YouTube as a Student Learning Media (Study at the Faculty of Social and Political Sciences, University of Bengkulu). Record and Library Journal, 4(2), 81–91.

Satyadharma, M., Hado, H., & Mahdar, M. (2023). Analisis Pesan Terkait Rendahnya Kesadaran Berlalu Lintas pada Kanal Youtube Laeku. MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(2), 164–174.

Satyadharma, M., Rasidun, L. O., Arifin, M., & Putera, Z. (2023). Pesan Nasionalisme dalam Youtube Bapak Erick Thohir. Journal on Education, 06(01), 10653–10661.

Sugianto, R. (2023). Penerapan Video YouTube “Pak Rahmad” sebagai Sumber Belajar Matematika Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA. Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 1(1), 1–5.

Sulianta, F. (2025). Literasi Digital untuk Pengembangan Diri. Feri Sulianta.

Surijah, E., Kirana, C., Wahyuni, N., Yudi, P., & Astini, N. (2017). Membedah Instagram: Analisis Isi Media Sosial Pariwisata Bali. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah, 9(1), 1–17.

Susanto, H. (2014). Seputar Pembelajaran Sejarah, Isu, Gagasan dan Strategi Pembelajaran. Aswaja Presindo.

Syahputra, M. A. D., Sariyatun, S., & Ardianto, D. T. (2020). Peranan Penting Sejarah Lokal Sebagai Objek Pembelajaran Untuk Membangun Kesadaran Sejarah Siswa. Historia: Jurnal Pendidik Dan Peneliti Sejarah, 4(1), 85–94.

Utami, F. T., & Zanah, M. (2021). Youtube Sebagai Sumber Informasi Bagi Peserta Didik di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Sinestesia, 11(1), 78–84.

Widiyono, S. (2019). Pengembangan Nasionalisme Generasi Muda di Era Globalisasi. Jurnal Populika, 7(1), 1–23.

Yanti, S. P. K. (2022). Generasi Z Dan Tantangan Pembelajaran PAK: Mungkinkah Menanamkan Keimanan Di Era Digital? Ambassador, 1(2).

Diterbitkan

30-04-2025

Cara Mengutip

Satyadharma, M. (2025). YouTube Sebagai Sumber Pendidikan Sejarah . Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(01), 125–133. https://doi.org/10.70294/juperan.v4i01.736